Webinar IGI Bali Sesion 7

Dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Autis Sedunia yang jatuh pada tanggal 2 April 2019, IGI mengadakan  Webinar pada hari Jumat (5 April 2019)  yang bertema “ Assistive Technologies Active Participation” menampilkan Ibu Jentina Yulyanti (pendiri sekaligus pimpinan dari Youth Shine Academy) sebagai narasumber.

Pada webinar ini, dibahas bagaimana pentingnya memahami tumbuh kembang anaknya untuk mendeteksi secara dini bila pada anak terjadi  penyimpangan perilakunya dan untuk mengetahui sejauh mana ketertinggalan atau keterlambatan dari sang anak dan seberapa jauh orang tua harus mengejarnya. Perilaku ini meliputi bicara, gerakan baik yang beraturan atau tidak beraturan, tertuju atau tidak tertuju, sengaja atau tidak sengaja, dan berguna atau tidak sengaja.

Gangguan Spektrum Autisme merupakan salah satu jenis anak berkebutuhan khusus. Autisme adalah gangguan perkembangan berat yang mempengaruhi  cara seseorang berkomunikasi dan berhubungan dengan orang lain. Ciri-ciri autisme diantaranya tertawa tanpa sebab, kesulitan komunikasi, tidak merasa sakit saat anggota tubuhnya terluka. Anak autisme memiliki memori jangka panjang.

Autisme ini bukan termasuk penyakit tetapi merupakan gangguan perkembangan berat sehingga tidak ada obatnya. Beberapa penyebab eksternal autisme antara lain genetika, vaksinasi, virus TORCH, keracunan logam berat, kelebihan neurotransmitter, keracunan zat kimia, sirkumtansi prenatal, perinatal dan neonatal.

Beberapa macam masalah anak autisme diantaranya automunitas, toleransi, berpikir visual, komunikasi, penalaran, emosi yang intens, hiperaktif dan hipoaktif, sensitivitas sensori, sosialisasi, kesulitan memperoses data, serta tingkah laku yang berulang. Untuk mengatasi permasalahan anak autisme tersebut dapat dibantu dengan alat atau teknologi untuk anak berkebutuhan khusus.

Assistive Technology adalah perangkat lunak dan teknologi yang membantu orang dengan disabilitas dan kebutuhan khusus untuk mengatasi tantangan besar dalam berkomunikasi dan belajar. Contoh Assistive Technology antara lain : kartu komunikasi dengan teks, papan komunikasi dengan huruf, simbol atau gambar, audio books, speech generating devices, braille technology. Penggunaan Assistive Technology sangat bermanfaat untuk meningkatkan kepercayaan dirinya karena mereka dapat ikut berpartisipasi dan mampu bersaing dengan orang normal lainnya, serta mendapatkan hak dan kesempatan yang sama dalam bermasyarakat.

Yang perlu diingat bahwa anak-anak adalah aset karena memiliki kemampuan mengubah dunia. Anak-anak adalah cerminan dari orang tua yang merupakan peniru sejati.

Pada sesi tanya jawab, banyak pertanyaan yang muncul. Beberapa pertanyaan diantaranya :

  1. Bagaimana mengatasi anak autisme di sekolah umum yang pembelajarannya dilakukan secara klasikal dan tanggapannya adalah sekolah harus mulai terbuka artinya sekolah harus mengadakan observasi dini pada saat awal masuk sekolah, atau jika sudah terlanjur masuk ke dalam kelas klasikal maka sekolah dapat meminta pada orang tua untuk terapi pada praktisi atau tempat yang menyediakan jasa observasi untuk mengindentifikasi apakah anak siap atau tidak untuk mengikuti kelas klasikal, sehingga orang tua dapat memikirkan dan memberikan keputusan yang terbaik bagi anaknya.
  2. Saat ini sudah ada Forum Komunikasi Sadar Autis (Forkasi) untuk diskusi, tanya jawab dan berbagi wawasan bagaimana penanganan autisme, selain itu juga ada sekolah online untuk autisme.
  3. Langkah orang tua jika anak sudah teridentifikasi autis yaitu 1) menerima kondisi ini dengan lapang dada, 2) mencari informasi tentang tempat dan kurikulum yang tepat bagi anak, 3) terapi secara konsisten karena dapat membutuhkan waktu yang lama, 4) berdoa, 5) menjaga kondisi lingkungan yang konsisten.

Jalannya webinar secara lengkap dapat disimak pada rekaman video dibawah ini.

 

 

Webinar ditutup oleh Ketua IGI Wilayah Bali dan diakhiri oleh Host dengan menyampaikan sekilas tentang IGI dan teknis download materi serta e-piagam.

Materi, rekap daftar hadir dan e-piagam dapat didownload disini.

Terimakasih kepada pemateri, moderator dan semua peserta webinar atas atensinya.

Semoag materi yang telah disharing bermanfaat bagi kita semua. Sampai jumpa lagi pada webinar selanjutnya.

by.; tim redaksi.

 

April 6, 2019

  • Kegiatan spt ini dangat membantu guru-guru, disamping menambah pengetahuan juga tidak berat sampai meninggalkan siswa untuk mengikuti workshop/pelatihan

  • Tinggalkan Balasan ke Ni Wayan Astuayu, S.Pd.,M.Pd. Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *