Workshop Daring #sahsendiri_aja

Workshop Daring #sahsendiri_aja

Pandemi Corona menyebabkan aktivitas di segala bidang menjadi terbatas, hal ini dilakukan dengan harapan penyebaran penyakit tidak meluas. Pembatasan aktivitas di luar rumah dalam bidang pendidikan dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  berupa Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tanggal 24 Maret 2020 tentang pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) yang salah satu isinya adalah proses belajar dilakukan di rumah. Hal ini tentunya cukup mengagetkan pihak sekolah, karena dalam waktu singkat guru harus merancang pembelajaran yang dapat dilaksanakan di rumah oleh siswanya. Beberapa masalah muncul dalam menyikapi proses belajar di rumah, salah satunya adalah banyak guru yang belum terbiasa bahkan belum mengenal e-learning atau pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini, begitu juga dengan para siswa.

Menyadari hal ini, IGI Wilayah Bali membuat suatu kegiatan dengan tujuan yang mulia yaitu berbagi pengalaman atau praktik baik dalam pembelajaran online (e-learning) yang telah dilakukan baik dari widyaiswara, pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru untuk membantu rekan-rekan guru di seluruh wilayah Bali agar dapat merancang e-learning yang praktis dan efisien sesuai dengan karakteristik sekolahnya masing-masing.

Sesuai dengan tujuannya, maka kegiatan ini diberi nama “ Workshop Daring Design E-Learning Mandiri” yang dilaksanakan pada tanggal 2 s.d 14 April 2020 dengan teknis  kegiatan berupa webinar IGI Bali (Vicon dengan Aplikasi Free Conference Call). Pola kegiatan ini adalah in-on training yang setara dengan 92 jam (awalnya dirancang hanya 86 JP).

Kegiatan ini disambut baik oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Bali. Beliau memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini dengan bersedia membuka kegiatan workshop ini, dalam sambutannya Beliau menyampaikan bahwa dalam masa darurat ini hendaknya guru dapat merancang pembelajaran yang menyenangkan sehingga  siswa tetap termotivasi untuk belajar dari rumah.  Beliau juga menyampaikan perlunya guru dan pihak sekolah memahami karakteristik siswanya agar rancangan e-learning yang dibuat menjadi tepat sasaran. Adapun materi-materi yang disajikan pada kegiatan ini diantaranya konsep e-learning, praktik baik perencanaan e-learning di kelas dan di sekolah baik dari lembaga pendidikan negeri maupun swasta, selain itu juga disajikan materi tentang tools pendukung e-learning seperti Google Form, Zoho Form, Cisco Webex Meeting, Vicon alternatif lain untuk kelas, Class Dojo, See Saw, Tes Penilaian Online, Alternatif CBT Produk Lokal Bali (Exam Patra), Pengenalan Office Virtual, LMS Moodle, Alternatif LMS dengan Microsoft Team, Aplikasi Gafe, dan Ruang Guru.

RINCIAN MATERI WORKSHOP DARING IGI BALI – Jadwal WFH

Seperti kegiatan-kegiatan workshop yang telah diadakan oleh IGI Wilayah Bali sebelumnya, pada kegiatan ini pun panitia penyelenggara memastikan semua peserta workshop membuat laporan tagihan workshop berupa 1) perancangan ide perencanaan e-learning di sekolah (untuk kepala sekolah) dan di kelas (untuk guru), 2) membuat form online untuk tes online atau umpan balik pembelajaran atau dokumentasi pelaksanaan e-learning, 3) laporan pemanfaatan salah satu tool pendukung e-learning sesuai dengan perencanaan yang dibuat peserta. Beberapa tagihan ini kemudian dipresentasikan oleh peserta yang diikuti oleh peserta lain. Hasil presentasi peserta didik dapat terlihat bahwa Workshop Daring Design E-Learning Mandiri ini telah memberikan banyak manfaat kepada peserta workshop, mereka dapat memahami konsep e-learning kemudian dapat merancang pembelajaran e-learning sesuai karakteristik sekolah dan siswanya,  mengenal tools pendukung e-learning dan memanfatkannya dalam pembelajaran.

Awalnya kegiatan ini diharapkan dapat diikuti dan dirasakan manfaatnya oleh guru-guru di wilayah Bali namun lebih dari yang diharapkan, ternyata peserta kegiatan ini juga banyak diikuti oleh guru diluar Bali seperti dari Paninggahan dan Koto Besar (Sumatera Barat), Palu (Sulawesi Tengah), Bogor (Jawa Barat), Pekan Baru (Riau), Lhokseumawe (Aceh), Binjai (Sumatera Utara). Kegiatan ini juga selalu dipantau oleh beberapa widyaiswara dan pengembang teknologi pembelajaran dari LPMP serta Koordinator Pengawas Provinsi Bali selama pelaksanaannya. Pada akhir kegiatan workshop ini, koordinator pengawas berpesan kepada guru untuk senantiasa meningkatkan kualitas diri dalam menyajikan pembelajaran agar siswa tetap betah untuk belajar di rumah.

  • Sebagai ucapan terimakasih kepada seluruh peserta, maka panitia memberikan penghargaan dalam bentuk sertifikat dan atau piagam penghargaan khususnya kepada narasumber, pemateri, moderator dan seluh pihak yang mendukung kegiatan ini.
  1. Surat Undanga Kegiatan klik https://s.id/iLS01
  2. Sertifikat (khusus peserta yg dinyatakan lulus) klik https://s.id/iLSAb
    Piagam penghargaan klik https://s.id/iLSJx

Sampai Jumpa lagi pada Workdar IGI Baili selanjutnya.

Salam Sharing and Growing Together
Ngiring Berbagi dan Bertumbuh Sareng-sareng